Diego Michiels, pemain naturalisasi Tim Nasional Indonesia menjadi mualaf. Dia resmi memeluk agama Islam setelah mengucap dua kalimat syahadat saat menunggu jalannya sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Kamis, 7 Februari 2013.
Diego pun punya nama baru yaitu Diego Muhammad. "Jadi, panggil saya Bang Mat," kata dia sembari tertawa, Senin, 11 Februari 2013.
Menurut Diego, pilihannya menambahkan nama Muhammad sebagai nama Islamnya adalah keputusannya sendiri. Bukan atas saran atau permintaan teman-teman terdekatnya. Sama halnya dengan pilihannya untuk segera berpindah agama dari semula Kristen ke Islam. "Saya sendiri yang pilih, saya suka nama itu. Bagus," kata dia.
Menurut pria kelahiran Deventer, Belanda ini, mengenal Islam bukanlah hal yang baru baginya. Di negara asalnya, Diego tinggal di lingkungan yang beberapa warganya merupakan pemeluk agama Islam. Karena itu, ia cukup banyak mengenal agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW itu dari teman sepermainannya yang muslim.
"Di Belanda itu banyak muslim loh. Saya mulai rajin mempelajari tentang Islam sejak usia saya 17 tahun," kata pria berusia 22 tahun ini.
Sepertinya, alasan itu pula yang membuat ibu kandung Diego tak heran jika putra kesayangannya memutuskan untuk menjadi mualaf. "Beberapa bulan sebelumnya saya sudah ceritakan. Beliau bilang jika saya bahagia dengan pilihan saya, dia juga ikut bahagia," kata Diego tersenyum.
Diego pun punya nama baru yaitu Diego Muhammad. "Jadi, panggil saya Bang Mat," kata dia sembari tertawa, Senin, 11 Februari 2013.
Menurut Diego, pilihannya menambahkan nama Muhammad sebagai nama Islamnya adalah keputusannya sendiri. Bukan atas saran atau permintaan teman-teman terdekatnya. Sama halnya dengan pilihannya untuk segera berpindah agama dari semula Kristen ke Islam. "Saya sendiri yang pilih, saya suka nama itu. Bagus," kata dia.
Menurut pria kelahiran Deventer, Belanda ini, mengenal Islam bukanlah hal yang baru baginya. Di negara asalnya, Diego tinggal di lingkungan yang beberapa warganya merupakan pemeluk agama Islam. Karena itu, ia cukup banyak mengenal agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW itu dari teman sepermainannya yang muslim.
"Di Belanda itu banyak muslim loh. Saya mulai rajin mempelajari tentang Islam sejak usia saya 17 tahun," kata pria berusia 22 tahun ini.
Sepertinya, alasan itu pula yang membuat ibu kandung Diego tak heran jika putra kesayangannya memutuskan untuk menjadi mualaf. "Beberapa bulan sebelumnya saya sudah ceritakan. Beliau bilang jika saya bahagia dengan pilihan saya, dia juga ikut bahagia," kata Diego tersenyum.

Posting Komentar